Forum  Kajian Online  Maktabah Online Buletin Jumat | Pembeli Online
Dari Abu Ruqayah Tamim bin Aus Ad Daary sesungguhnya Nabi bersabda, "Agama itu nasehat." Kami bertanya, "Untuk siapa?" Beliau menjawab, "Untuk Allah, Kitab-Nya, Rasul-Nya, para pemimpin kaum muslimin, dan umumnya mereka" (- HR. Bukhari)
Buku CD MP3 & VCD Majalah Pakaian Thibbun Nabawi Produk Lain
Pencarian Produk di Al-Ilmu.Com:
 
Web    Al-Ilmu.Com

Cara Belanja



Cek pengiriman belanja anda di sini

HUBUNGI KAMI
TULIS PESAN KE ADMIN
Langsung chatting dengan kami, atau tulis pesan/email, insya Allah kami merespon kurang dari 1 jam (pada jam kerja) atau kurang dari 12 jam (di luar jam kerja)

Kami Siap Melayani!
Layanan Belanja 1
Layanan Belanja 2
Bantuan Teknis
Adm Pembayaran
Manajemen
KONTAK KAMI :
info @ al-ilmu.com
DENAH - PETA
Telp/Fax.
0274-374046
SMS/HP:
0818 0408 7741
[HUBUNGI KAMI]
[BUKU TAMU]
INFO TERBARU :
Alhamdulillah telah dibuka penjualan kavling perumahan islami di Prambanan (12 km dari Yogyakarta), kavling masih tersedia... jangan ketinggalan kesempatan tinggal di lingkungan perumahan ahlussunnah yang nyaman dan asri...selengkapnya

DOWNLOAD TERBARU
FILE AUDIO KAJIAN :
Memberi Nama yang Baik, Memberi Contoh, dan Mengajarkan Agama – Seri Kajian Pendidikan Anak
Oleh Lain-lain
[Download File Audio Kajian Download !]
FILE E-BOOK MAKTABAH :
Free Ebook Jurnal AKHWAT Edisi 1 (9970 KB)
Oleh Tim Redaksi Jurnal Akhwat
[Download File E-Book Kajian Download !]
Al-Ilmu Home Tentang Kami Katalog Terbaru Produk Diskon Paling Diminati Ta'awun Donasi
:: Belanja Anda
Keranjang belanja kosong.
Konversi Mata Uang
:: Webmail Gratis
:: Kajian Online
Tgl : 23-01-2018
Status Kajian Online  Panitia Kajian


Cara pasang radio online
:: Informasi
Gambar Buku & Produk
Promo Diskon 30%
Cuci Gudang, Buku Diskon 40% !
Poster Iklan dan Toko Cabang AL-ILMU
Petunjuk Penting bagi Semua Pengunjung & Pelanggan



















KAJIAN AUDIO ONLINE

Akhwat.web.id :: Muslimah Salafiyah

Penerbit.Al-Ilmu.Com :: Menebar Warisan Ilmu Salafush Shalih

AL-ILMU.ORG :: Wirausaha Islami

KiosHerbal.Com Thibbun Nabawi


Nilai Website Saya
Rp 162.47 Juta


Page Ranking Tool
:: Info dan Iklan
Pasang Iklan?
:: Menu Maktabah
Home Katalog Petunjuk
:: Kategori Tema
Aqidah Fiqh Manhaj Firqoh-firqoh Bid'ah Bahasa Arab Kewanitaan
Halaman Maktabah

Meraih Kemuliaan melalui Jihad Bukan Kenistaan
Penulis : Al Ustadz Abu Muhammad Dzulqarnain
Sumber : http://jihadbukankenistaan.com
Layout : Pustaka As-Sunnah
Halaman : 423 halaman
Ukuran : 21158 KB
Bentuk file : ZIP
Hits : 7695
Daftar Isi
Kemuliaan Melalui Jihad……….Bukan Kenistaan

Abu Khaulah Zainul Abidin

jihad islam jihad muslimYang pertama-tama membuat buku ini terasa “lain” dari kebanyakan buku bertema keras, seperti jihad atau terorisme misalnya yang selalu tampil garang bahkan vulgar, adalah judulnya. Dan kita pantas bertanya-tanya, “Pesan apa yang ingin disampaikan penulis melalui nya ?” Sebab, memahami judul mempermudah memahami isi. Mari kita buktikan bahwa penulis buku ini tak sekedar ingin bermanis-manis dengan judul. Dan di hadapan kita ada beberapa kemungkinan.

Kemungkinan pertama, penulis ingin mengatakan bahwa, jihad, dalam rangka meraih kemuliaan, bukanlah perbuatan nista atau tercela. Artinya penulis ingin mengingatkan, “Mengapa kita tak mampu melihat keindahan ajaran Islam dari sudut pandang Islam itu sendiri ? Mengapa kita harus mengambil gambaran Islam dari sudut pandang orang-orang yang membenci nya (yahudi dan nashara), sehingga sebagian kita termakan propaganda mereka serta ikut-ikutan menafikan jihad dan alergi terhadap istilah tersebut?” Padahal Islam agama yang sempurna, menyeru kepada yang ma’ruf dan mencegah yang mungkar, menjunjung tinggi keadilan dan menentang kezholiman, memerintahkan menjaga amanat dan mengharamkan khianat, serta menciptakan keamanan dan menghilangkan keonaran. Dan syari’at yang mulia ini, yang jihad termasuk di dalamnya, ALLAH jadikan tidak lain untuk menjaga agama, aqal, darah, harta, kehormatan pemeluknya, sekaligus sebagai rahmat bagi alam semesta.. Baris demi baris pada Bab I dan II menjabarkan pesan ini. Dan tentu lebih baik seandainya urutan pembahasannya adalah ; Kesempurnaan Islam, Terangnya Jalan Islam, Keadilan Dalam Syari’at Islam, Rahmat Dan Kemurahan Islam, Anjuran Untuk Berbuat Perbaikan…, Islam Adalah Penegak Keamanan, Islam menentang Sikap Ekstrim…., dan Haramnya Perbuatan Zholim……

Kemungkinan ke-dua, penulis ingin mengatakan bahwa, kemuliaan itu hanya dapat diraih melalui jihad, bukan melalui cara-cara yang nista atau tercela. Ini peringatan bagi semua. Bahwa mengembalikan kemuliaan hanya dapat diraih melalui jalan-jalan syar’iy , bukan selainnya yang mana semua itu nista lagi tercela. Dan segala istilah atau penamaan di dalam Islam, dalam hal ini Jihad dan Orang Kafir, harus dikembalikan pertama-tama kepada hakekat syar’iy-nya di mana Islam telah memberikan ta’rif (batasan-batasan) dan dlowabith (ketentuan-ketentuan) di dalam memahami dan mengamalkan nya. Oleh sebab itu, cara-cara meraih kemuliaan yang tidak sejalan dengan ketentuan-ketentuan syari’at tidaklah layak dikatakan atau diberi label “jihad”. Penulis menguraikan pesan ini melalui pembahasan yang jelas dan terperinci pada Bab II dan III.

Kemungkinan ke-tiga, penulis ingin mengatakan bahwa, jihad itu dimaksudkan untuk meraih kemuliaan, bukan untuk meraih kenistaan. Sebuah teguran kepada mereka yang bersemangat untuk jihad namun tak mengetahui atau tak mengindahkan rambu-rambunya, kemudian menganggap semua bentuk penyerangan terhadap orang-orang kafir adalah bagian dari jihad hingga berbuah kenistaan, berupa jatuhnya korban yang tidak berdosa, meratanya kerusakan, menguatnya cengkeraman negara-negara kafir atas negara-negara kaum muslimin, serta semakin menjadi-jadinya kesalahpahaman, kecurigaan, bahkan pelecehan terhadap agama yang suci ini dan terhadap orang-orang yang ta’at menjalankan syari’atnya. Hal ini sejalan dengan apa yang dikatakan Al-Izz bin Abdussalaam (w.660.H) rahimahullahu : “Peperangan apa saja yang tidak mewujudkan kekalahan musuh wajib untuk ditinggalkan. Karena mempertaruhkan nyawa hanya dibolehkan dalam hal-hal yang ada mashlahat kemuliaan agama dan untuk mengalahkan musuh. Apabila hal tersebut tidak tercapai maka wajib untuk meninggalkan perang, karena akan melayangkan nyawa dengan sia-sia, memuaskan hati-hati kaum kuffar, dan merendahkan kaum muslimin. Dan dengan demikian hanya menghasilkan kerusakan semata, tiada suatu mashlahat pun…”(hal: 212). Pesan ini dapat kita tangkap pada Bab III dan IV.

Kemungkinan ke-empat, penulis ingin menyampaikan seluruh pesan di atas, berupa pembelaan, penjelasan, bantahan, sekaligus nasihat hanya dengan satu judul. Dan inilah yang paling kuat. Sebuah judul yang sarat dengan kaedah ilmiyah yang sekaligus menggambarkan prinsip-prinsip agung dari agama yang mulia ini, sebagaimana yang juga ingin penulis tampakkan mulai dari awal hingga akhir tulisannya. Judul yang indah, pembahasan yang runtun dan jernih, serta tutur kata dengan semangat “mengajak”, menjadikan buku ini lebih dari sekedar perlu untuk dibaca.

Sayang, keindahan buku ini tidak diimbangi Layout dan Setting-nya. Cover-nya pun masih terlalu “klasik” (seram). Seandainya akan dicetak ulang, tentu penampilannya harus diperbaiki. Dan tidak berlebihan kalau kami usulkan agar buku ini, minus Bab IV-nya, diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris. Wallahu a’lam.

Islam adalah agama yang memiliki ajaran yang jelas dan terang, diturunkan untuk jin dan manusia dalam syariat yang penuh dengan rahmat, kemurahan, dan keadilan lagi senantiasa menganjurkan untuk membuat perbaikan dan menegakkan keamanan di permukaan bumi, serta menentang segala bentuk pengrusakan, kezhaliman, sifat khianat, dan sikap melampaui batas dalam perkataan dan perbuatan.

Setiap akal sehat dan hati nurani yang bersih dapat memahami bahwa jihad adalah bagian dari syariat Islam yang merupakan salah satu sarana untuk menegakkan agama Allah di muka bumi.

Jihad adalah amalan yang mulia nan agung yang akan menghasilkan ganjaran pahala bila memenuhi aturan-aturan dan ketentuan-ketentuan syariat Islam.

Kesalahan dalam memahami prinsip-prinsip jihad di dalam Islam serta kurangnya pengetahuan tentang aturan-aturannya akan mengantarkan kepada amalan dan tindakan-tindakan serampangan dan tidak terkendali.

Kehadiran buku ini merupakan penjelasan terhadap aturan-aturan jihad dalam Islam, dan pembahasan ilmiah menyangkut sejumlah masalah yang banyak diperbincangkan di zaman ini, seperti masalah bom bunuh diri dan sebagainya, sekaligus menyingkap secara tuntas terorisme, bahaya, dan solusi menghadapinya.

Daftar Isi:

Halaman Judul ….. 3

Copy Right ….. 4

Pendahuluan ….. 5

Daftar isi ….. 11

BAB I Memandang Keindahan Islam ….. 29

A. Kesempurnaan Syari’at Islam ….. 29

B. Terangnya Jalan Islam ….. 33

C. Rahmat dan Kemurahan Islam ….. 37

D. Islam Menentang Sikap Ekstrem dan Melampaui Batas ….. 41

E. Keadilan dalam Syaria’t Islam ….. 47

F. Anjuran untuk Berbuat Kebaikan dan Peringatan akan Bahaya Berbuat Kerusakan di Muka Bumi ….. 51

G. Islam adalah Penegak Keamanan ….. 63

H. Haramnya Perbuatan Zhalim, Khianat, dan Melanggar Janji ….. 71

BAB II Prinsip-prinsip Penting dalam Masalah Jihad ….. 84

A. Definisi Jihad ….. 84

1. Beberapa Ketentuan Seputar Jihad ….. 89

2. Pembagian Jihad ….. 99

B. Hukum Jihad Melawan Orang Kafir ….. 113

C. Pembagian Jihad Melawan Orang Kafir Secara Fisik ….. 123

D. Pembagian Orang-orang Kafir ….. 149

1. Fatwa Syaikh Ibnu Baz tentang Menggangg Turis dan Tamu Asing ….. 149

2. Keputusan Haiah Kibarul Ulama Saudi Arabia 13/7/1417 H ….. 158

3. Fatwa Syaikh Al Albani tentang Mengganggu Turis Asing …..159

BAB III Pandangan Islam Terhadap Terorisme ….. 163

A. Makna Terorisme dalam Syari’at islam ….. 163

B. Bentuk-bentuk Terorisme .. 171

C. Hukum Terorisme dan Pelakunya ….. 175

D. Fatwa-fatwa Ulama Besar Tentang Terorisme dan Beberapa Peledakan di Berbagai Negeri ….. 181

E. Sebab-sebab Munculnya Terorisme ….. 207

F. Dampak-dampak Negatif Terorisme ….. 251

G. Solusi Menghadapi Terorisme ….. 267

BAB IV Beberapa Catatan Penting untuk Imam Samudera dalam Bukunya “Aku Melawan Teroris” ….. 291

A. Perlu untuk Diketahui ….. 291

B. Melacak Paham Keislaman Imam Samudera ….. 293

C. Akar Kesesatan ….. 303

D. Akar Perlawanan yang Keliru ….. 349

1. Kekeliruan Seputar Definisi Jihad ….. 349

2. Kekeliruan Seputar Hukum Jihad ….. 353

3. Kekeliruan Berkaitan Marhaliyyah (Tahapan-tahapan) Jihad ….. 355

4. Kepemimpinan Jihad Versi Imam Samudera ….. 360

5. Target Jihad Imam Samudera ….. 363

6. Bom Bali, Jihadkah ….. 363

7. Prinsip “Bunuhlah Mereka di Mana Saja Kamu Jumpai Mereka” ….. 367

8. Siapakah Rakyat Sipil ….. 369

E. Bom Syahid, Adakah dalam Islam ? ….. 379

F. Fatwa Ulama Seputar Bom Bunuh Diri ….. 395

G. Ketika Gajah Jadi Kopas ….. 421

1. Siapakah Ulama Ahluts Tsaghur? ….. 421

2. Masalah Mengambil Bantuan Orang Kafir dalam Peperangan ….. 426

3. Beberapa Kedustaan Imam Samudera ….. 430


Miskul Khitam ….. 437
JIKA KESULITAN MENDOWNLOAD, SILAHKAN DOWNLOAD MELALUI LINK BERIKUT:
Jihad Bukan Kenistaan
DAPAT MENGGUNAKAN DOWNLOAD MANAGER (AGAR TIDAK PUTUS).

إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ، نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ ، وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَسَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِ اللهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ، وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ .

أَمَّا بَعْـدُ ..

فَإِنَّ أَصْدَقَ الْحَدِيْثِ كَلَامُ اللهِ ، وَخَيْرَ الْهَدْيِ هَدْيُ مُحَمَّدٍ - صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَعَلَى آلِهِ وَسَلَّمَ - ، وَشَرَّ الْأُمُوْرِ مُحْدَثَاتُهَا، وَكُلَّ مُحْدَثَةٍ بِدْعَةٌ ، وَكُلَّ بِدْعَةٍ ضَلَالَةٌ، وَكُلَّ ضَلَالَةٍ فِي النَّارِ

Segala puji hanyalah milik Allah. Kami memuji, meminta pertolongan dan ampunan-Nya. Dan kami berlindung kepada Allah dari kejahatan diri-diri kami dan keburukan amal perbuatan kami. Barangsiapa yang ditunjuki oleh Allah, maka tidak ada yang dapat menyesatkannya. Dan barangsiapa yang disesatkan oleh Allah, maka tidak ada yang dapat memberinya petunjuk.

Saya bersaksi bahwa tidak ada yang berhak disembah selain Allah semata, tidak ada sekutu bagi-Nya. Dan saya bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan rasul-Nya.

“Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah sebenar-benar takwa kepada-Nya; dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan beragama Islam.”. [QS. Âli ‘Imrân : 102]

“Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Rabb-mu yang telah menciptakan kamu dari diri yang satu, dan daripadanya Allah menciptakan isterinya; dan daripada keduanya Allah memperkembang biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silaturrahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu.”. [QS. An-Nisâ` : 1]

“Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kamu kepada Allah dan katakanlah perkataan yang benar, niscaya Allah memperbaiki bagimu amalan-amalanmu dan mengampuni bagimu dosa-dosamu. Dan barangsiapa mentaati Allah dan Rasul-Nya, maka sesungguhnya ia telah mendapat kemenangan yang besar.” [QS. Al-Ahzâb : 70-71]

Ammâ Ba’du :

Sesungguhnya sebenar-benar pembicaraan adalah Kalam Allah, sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk Muhammad shollallâhu ‘alahi wa ‘alâ âlihi wa sallam. Dan sejelek-jelek perkara adalah yang diada-adakan, setiap yang diada-adakan itu adalah bid’ah, setiap bid’ah itu adalah sesat dan setiap kesesatan adalah di neraka [1].

Para pembaca yang budiman ! -semoga Allah senantiasa merahmati dan melimpahkan hidayah-Nya di manapun anda berada-.

Tidaklah diragukan bahwa berbicara tentang masalah terorisme adalah suatu hal yang sangat penting di zaman ini. Dimana telah berlalu dalam kehidupan manusia berbagai kejadian dan aksi-aksi teror yang telah mengguncang sejumlah negara. Dan negeri-negeri kaum muslimin tak lepas dari hal tersebut.

Setelah kejadian 11 September 2001, isu terorisme semakin menjadi-jadi dan telah menjadi sebuah polemik yang telah meninggalkan berbagai trauma, kepedihan dan kekalutan di tengah manusia.

Dan manusia dalam menyikapi terorisme terbagi menjadi tiga golongan :

Golongan Pertama : Mereka yang ekstrim dalam menetapkan adanya terorisme dan terlalu meluas dalam menggunakan kalimat terorisme tersebut, sehingga setiap orang yang berpegang teguh terhadap agama Islam yang benar dari kalangan ulama, da’i-da’i yang mengajak kepada kebaikan, dan mencegah dari kemungkaran serta giat menasehati umat juga digolongkan sebagai teroris. Dan sejumlah prinsip yang sangat agung dan terhormat dalam Islam dianggap sebagai ajaran terorisme. Golongan pertama ini dipelopori oleh orang-orang kafir yang menaruh kebencian kepada umat Islam dan didukung oleh orang-orang munafik yang senatiasa mengintai kaum muslimin, serta diikuti sebagian orang-orang jahil dari kalangan kaum muslimin yang termakan oleh propaganda mereka.

Golongan Kedua : Mereka yang ekstrim dalam meniadakan segala bentuk terorisme dan mengingkari wujudnya, bahkan mereka menganggap bahwa hal tersebut hanyalah rekayasa dan ilustrasi musuh-musuh Islam sehingga menggulingkan penguasa muslim, membangkang dan menentangnya bukanlah hal yang tercela menurut mereka, dan melakukan peledakan, perusakan, pembunuhan senyap dan berbagai aksi lainnya tidak terhitung sebagai aksi terorisme, bahkan itu adalah termasuk jihad di jalan Allah. Dan golongan kedua ini adalah mereka yang tertimpa oleh musibah fanatisme, aturan-aturan terselubung dan kelompok-kelompok Hizbiyah.

Golongan Ketiga : Mereka yang pertengahan di atas jalan lurus dan petunjuk yang jelas, -dan sebaik-baik perkara adalah yang pertengahannya-. Mereka menetapkan adanya terorisme tersebut namun tidak berlebihan dalam menetapkan dan menyikapinya. Sebagaian dari bentuk teror ada yang dibenarkan dalam pandangan syari’at dan sebagian lainnya sangatlah tercela. Dan terorisme itu kadang dalam bentuk fisik dan kadang berupa ideologi. Golongan ketiga ini adalah para ulama umat dan orang-orang yang berjalan di atas tuntunan Al-Qur`ân dan As-Sunnah sesuai dengan cahaya Salaf Shâlih.

Para pembaca yang budiman !

Pembahasan sederhana yang tengah berada di tangan anda ini, adalah sebuah upaya untuk menjelaskan pandangan syar’iy terhadap masalah jihad dan masalah terorisme serta apa-apa yang terkait dengan keduannya, dan suatu usaha dalam meluruskan berbagai pemahaman yang keliru pada seluruh masalah di atas.

Dan kami memohon kepada Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang agar mengampuni segala kesalahan dan ketergelinciran, menjadikan seluruh amalan kita ikhlash mengharapkan wajah-Nya yang Maha Mulia, dan mencocoki agama dan syari’at-Nya yang lurus serta menjadikannya sebab untuk meraih sorga-Nya yang penuh dengan kenikmatan. Dan kami berharap agar tulisan ini tercatat di sisi-Nya sebagai pembelaan terhadap agama Allah dan penyebaran kebaikan di tengah manusia. Sesungguhnya Dia adalah sebaik-baik Yang dimintai permohonan dan Dia adalah Rabb Yang patut kita bertakwa kepada-Nya dan yang berhak memberi ampun. Âmîn Yâ Rabbal ‘Âlamîn.

Ditulis oleh

Abu Muhammad Dzulqarnain Bin Muhammad Sunusi Al-Atsary

9 Rajab 1427 H

3 Agustus 2006 M

[1] Khutbah ini dinamakan Khutbah Hajat. Rasulullah shollallâhu ‘alahi wa ‘alâ âlihi wa sallam mengajarkan para shahabatnya untuk memulai suatu hajat dengan membacanya. Berkata Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullâh dalam Majmű Al-Fatâwâ 18/287, “Khutbah ini disunnahkan dalam membuka majelis-majelis ilmu, nasehat dan diskusi, bukanlah khusus untuk khutbah nikah (saja).” Dan Syaikh Al-Albâny mempunyai tulisan khusus tentang khutbah ini dari sisi riwayat dan status syar’iy-nya, silahkan baca buku beliau dengan judul “Khutbatul Hâjah…” terbitan Al-Maktab Al-Islâmy/cet. ke-3/tahun 1397 H. Dan baca juga Zâdul Ma’âd 2/254-255 karya Ibnu Qayyim Al-Jauziyah.


Maktabah Aqidah yang lain
Kumpulan Materi Situs Salafy.or.id, Asatidz Ahlussunnah, Abu Abdillah & Jauhar, 1119 halaman
Kumpulan Artikel Darussalaf, Asatidz Ahlussunnah, Abu Abdullah Fauzan, 450 halaman
Cara Mudah Memahami Ushul Tsalatsah, Syaikh Muhammad at Thoyyib al Anshori, Firmansyah, 25 halaman
E-Book Asy-Syariah v.1.8 (dari web asy-syariah.com), Redaksi Majalah Asy-Syariah, , Ratusan halaman
- Peta Situs & Statistik Produk - Kerjasama & Advertorial - Syarat & Ketentuan Layanan - Kebijakan Privasi - Tentang Pengelola -

pengunjung online - 10552202 kali kunjungan

Al-Ilmu.Com | Bekal Setiap Muslim Mengagungkan Sunnah Nabi :: Kios/Toko Produk Islami Online Menjual Buku Islam, Kitab Ulama Berbahasa Arab, Majalah Islam, CD MP3 Pengajian dan Murotal, Thibbun Nabawi, Pakaian Muslim dan Busana Muslimah, Fasilitas Buletin Dakwah Jumat Gratis dan Download Gratis File Tasjilat Kajian Audio dan Artikel E-Book Maktabah Bermanhaj Salaf Ahlussunnah Wal Jamaah

AL-ILMU 2005-2008 | Developed by Sintesa Teknologi | Powered by Kreasi Media